Saturday, 15 February 2025

Benang Merah Guru Jalan di Tempat

0 comments

 

    Sudah menjadi kewajiban bagi setiap guru untuk melakukan dua hal. Yaitu mengajar dan Membuat adaministrasi. Tidak ada yang salah dari kedua hal ini. Tentu menjagar adalah identik dengan guru itu sendiri. Bahkan orang yang memberi ilmu secara tidak formalpun juga sering kita sebut sebagai guru. Begitu melekatnya guru dengan mengajar. Hal yang sama juga pada Administrasi. Guru harus mampu membuat semua adminitrasi yang menunjang kegiatan menjagar tersebut. Seperti skenario pembelajaran atau yang sering kita sebut Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau dalam Kurikulum Merdeka kita sebut Modul Ajar. Hasil dari mengajar itu sendiri juga harus diadminitrasikan oleh guru, sebagai bahan evaluasi dan refleksi untuk pembelajaran berikutnya. Dan banyak lainnya.


   Rutinitas tersebut kadang melalaikan sebagian guru untuk terus meningkatkan kompetensinya. Sehingga siklus guru menjagar tidak ada bedanya dari tahun ke tahun. Tentu hal ini akan menjadi tidak baik untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia nantinya. 

    Begitu juga dengan hal, bahwa sebagian guru yang dulunya pernah belajar dibangku perkuliahan merasa bahwa tidak relevan. Apa yang sudah mereka pelajari tidak terpakai pada saat mereka belajar. Tentu hal ini adalah miskonsepsi yang perlu diluruskan. Secara hakikatnta, apa yang didapat dulu pada saat berkuliah sangat berguna ketika seorang guru menjadi guru sesungguhnya. Permasalahannya adalah pada konektivitas pengetahuan guru itu sendiri. Sebagian besar guru terjebak dengan aktivitas yang telah diwarisi oleh guru sebelumnya. Padahal zaman makin menggeliat. 

    Sekolah perlu mengambil tindakan agar semua alasan itu tidak menjadi penghalang kemajuan suatu satuan pendidikan. Banyak cara yang dapat dilakukan. Diantaranya adalah dengan mengadakan pelatihan yang memang dibutuhkan. Memilih dan memilah narasumber yang munpuni, serta konsisten melakukannya. Yang lebih penting adalah aplikatif sesudah pelatihan itu sendiri. 

    Semangat untuk para guru Indonesia dalam meningkatkan kompetensinya, baik secara mandiri maupun kolaborasi.


Pekanbaru, 15 Februari 2025

Leave a Reply